PROPOSAL
KULIAH KERJA
NYATA POSDAYA
MAHASISWA
UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL
JUDUL
KEGIATAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM
MEMBANGUN KELUARGA BERKUALITAS, BERPENDIDIKAN DAN BERJIWA USAHA MELALUI POSDAYA
DI DESA BANJARTURI
DISUSUN OLEH :
1. ACHMAD NURYADI NPM 1111500067
2.
WINDA
PUJI ASIH NPM 1111500165
3.
NUR
AZIZAH NPM 1211500054
4.
WITRIYANI NPM 1511500126
5. MEILIYANA INTAN
PERMATASARI NPM 1611500085
6. IIN NOVI RIANI NPM 1711500019
7. AKHMAD ROKHIMAN SOLEH NPM 1711500102
8.
MOHAMAD IKBAL TANTOWI NPM 4111500097
9.
RIZQI FITRIANI NPM 4311500058
10. SUWARSO NPM
5111500061
11. BUDIARTO NPM 6411500023
LEMBAGA
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL
TAHUN 2014
PENGESAHAN
Dengan
ini, kami mengajukan Proposal Kuliah Kerja Nyata Universitas Pancasakti
- Judul Kegiatan :
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Membangun Keluarga Yang Berkualitas,
Berpendidikan, Dan Berjiwa Usaha Melalui Posdaya Di Desa Warureja
- Ketua Pelaksana
Nama :
Mohamad Ikbal Tantowi
NPM :
4111500097
- Jumlah Anggota :
11 Anggota
- Dosen Pembimbing Lapangan
Nama :
Drs.Wahyono, M.hum
NIP :
195401081983121001
- Waktu Pelaksanaan : Tegal, 12 Agustus 2014
- Lokasi Kegiatan : Desa Banjarturi Kec. Warureja Kab. Tegal
- Jumlah Biaya :
Rp 6.700.000 (Enam Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah )
8.
Sumber Biaya : Dana bantuan terkait
dan dana mahasiswa
Tegal, 18 Agustus 2014
Kepala
Desa Banjarturi Koordinator Desa,
Dulhadi Mohamad Ikbal Tantowi
NPM 4111500097
Mengetahui :
Ketua
Panitia KKN 2014 Dosen Pembimbing
Dra.
Mursydah, Dh.Sh, Mh. Drs.Wahyono, M.hum
NIPY
10326121961 NIP 195401081983121001
BAB I
PENDAHULUAN
A .
Latar Belakang
Pendidikan
pada dasarnya merupakan proses pendewasaan dan kemandirian manusia secara
sistematis agar siap menjalani kehidupan secara bertanggungjawab. Menjalani
kehidupan secara bertanggung jawab berarti berani mengambil keputusan dan
tindakan yang bijaksana dan berani menanggung segala konsekuensi yang
ditimbulkan. Demi cita-cita ini Universitas Pancasakti Tegal (UPS) melaksanakan
pendidikan dengan cara membekali dan mengembangkan kecakapan, ketrampilan,
kepekaan dan kecintaan mahasiswa terhadap pemberdayaan dan pembangunan
kehidupan umat manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya.
Peningkatan
dan pengembangan yang terangkum dalam Tri Dharma perguruan tinggi adalah
pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga
Dharma itu dilaksanakan dengan proporsi yang seimbang, harmonis dan terpadu
dengan harapan kelak para lulusan UPS Tegal dapat menjadi manusia yang berilmu
pengetahuan memadai dalam bidangnya masing-masing, mampu melakukan penelitian
dan bersedia mengabdikan diri demi kemaslahatan umat manusia pada umumnya dan
masyarakat Indonesia pada khususnya.
Untuk
mempraktekkan ilmu dan menerapkan hasil penelitian yang dilakukan oleh civitas
akademika, maka diperlukan media yang mendukung. Kuliah Kerja Nyata (KKN)
merupakan sebuah media yang efektif dan edukatif karena berfungsi sebagai
wahana penerapan diluar kampus dalam waktu, mekanisme kerja dan persyaratan
tertentu. Oleh karena itu KKN UPS Tegal diarahkan untuk menjamin keterkaitan
antara dunia akademik teoritik dan dunia empiric praktis, yang mana akan
terjadi interaksi sinergis, saling menerima dan member, saling asah, asih dan
asuh antara mahasiswa dengan masyarakat.
a. Pengertian
Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Kuliah Kerja
Nyata adalah bentuk kegiatan intrakulikuler yang memadukan pelaksanaan Tri
Dharma perguruan tinggi ( pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat ) dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk
hidup ditengah-tengah masyarakat diluar kampus, dengan cara langsung
mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi.
Pendekatan
yang digunakan dalam Kuliah Kerja Nyata adalah pendekatan interdisipliner dan
lintas sektoral dimana kegiatan dan pengelolaan KKN dapat menjamin diperolehnya
pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara konkret
yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan.
b. Dasar
Pelaksanaan KKN
Kuliah Kerja
Nyata merupakan salah satu program dalam pendidikan tinggi di Universitas
Pansakti Tegal, yang berdasar pada;
1.
Surat keputusan rektor no.16/SK/E/UPS/X11/2008,
tentang pedoman Akademik Universitas Pancasakti Tegal Tahun 2008.
2.
Surat Edaran Kopertis Wilayah V1 Jateng
No.28/K/kop.V1/X1/88, Tentang pelaksanaan KKN.
3.
Keputusan Rapat Forum KKN Jawa Tengah /DIY,Tanggal 19
oktober 2001,Tentang pelaksanaanKKN di Jateng dan DIY.
4.
Statuta Universitas Pancasakti Tegal Tahun 2011.
c. Tujuan
Kuliah Kerja Nyata
KKN adalah
program intrakulikuler dengan tujuan utama untuk memberikan pendidikan kepada
mahasiswa. Namun demikian, karena pelaksanaanya mengambil lokasi di pedesaan
dan memerlukan keterlibatan masyarakat, maka realisasi pelaksanaanya dilapangan
harus sekaligus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang bersangkutan.
Berkaitan
dengan masalah tersebut, arah kegiatan KKN adalah :
1.
Menghasilkan sarjana sebagai pelaksana aktif
pembangunan daerah pedesaan yang sangat komplek dan member kesempatan kepada
setiap mahasiswa untuk belajar mengatasi berbagai permasalahan yang ada
ditengah-tengah masyarakat secara pragmatis dengan pendekatan interdisipliner
melalui pendekatan teori dan praktek.
2.
Mendekatkan Universitas Pancasakti Tegal pada
masyarakat untuk penyesuaian dengan tuntutan pemberdayaan, pembangunan dan kebutuhan
masyarakat.
3.
Membantu pemerintah dalam mempercepat proses
akselerasi pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat di daerah
tertinggal dan mempersiapkan kader-kader pembangunan guna meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
4.
Mengembangakan kerjasama antardisiplin ilmu dan antar
lembaga.
Dengan
demikian, melalui KKN diharapkan terjadinya keterkaitan dan saling
ketergantungan yang lebih erat baik secara fisik maupun emosional antara
Universitas Pancasakti Tegal sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni dengan masyarakat sebagai Stakeholders.
d. Sasaran Kuliah Kerja Nyata
Pada
dasarnya Kuliah Kerja Nyata Universitas Pancasakti Tegal diarahkan pada tiga
sasaran, yaitu :
1. Mahasiswa
a.
Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa
tentang cara berfikir dan berkerja secara interdisipliner dan lintas sektoral.
b.
Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa
tentang kemanfaatan ilmu, teknologi dan seni yang dipelajari bagi pemberdayaan
dan pembangunan masyarakat.
c.
Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa
terhadap kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan
pembangunan.
d.
Melatih mahasiswa sebagai innovator, motivator,
dinamisator dan problem solving.
e.
Melalui pengalaman bekerja secara langsung dan nyata
akan lebih menumbuhkan sifat profesionalisme dan kepedulian social dalam diri
mahasiswa.
2. Masyarakat dan Pemerintah Daerah
a.
Memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga, baik secara
ilmu, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan.
b.
Memperoleh pengalaman dalam menggali serta menumbuhkan
potensi swadaya masyarakat sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam
pembangunan.
c.
Kelompok masyarakat tentu dengan jalinan kerjasama
yang baik antara perguruan tinggi pelaksanaan dengan lembaga, pengusaha atau
perkumpulan yang dapat mensinergikan dan memperdayakan kemampuan masing-masing
untuk kepentingan bersama.
3. Perguruan Tinggi
a.
Memperoleh umpan balik dari hasil intergrasi mahasiswa
dengan masyarakat sehingga kurikulum materi perkuliahan dan pengembangan ilmu
yang diasuh perguruan tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan perkembangan
pembangunan.
b.
Kemanfaatan ilmu yang dikembangkan diperguruan tinggi
semakin nyata dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
c.
Meningkatkan, memperluas dan mempererat kerjasama
dengan instansi serta departemen lain melalui rintisan kerjasama dari mahasiswa
yang melaksanakan kuliah kerja nyata.
e. Bentuk Kuliah Kerja Nyata UPS Tegal
Lembaga
Pengabdian Kepada Masyarakat UPS Tegal Melalue Pusat KKN me,berikan peluang
bagi mahasiswa untuk memilih dan menentukan KKN yang di tawarkan sesuai dengan
keinginan dan kemampuannya.
Adapun bentuk KKN UPS Tegal meliputi dua macam, yaitu :
1.
KKN Tematik
KKN Tematik dilakukan dalam jangka waktu dan mekanisme
tertentu,serta program program di susun secara berkisanambungan dari tahun ke
tahun dengan pengembangan model model yang difokuskan pada permasalahan yang
menonjol di suatu daerah atau lokasi tertentu.
Penekanan salah satu bidang sasaran untuk di jadikan
sebagai sasaran utama dalam kegiatannya menjadi prioritas yang di tonjolkan
(misalnya bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, kebersihan
lingkungan, seni dan budaya, dan bidang bidang lain yang dibutuhkan
masyarakat).
Adapun pola kegiatan yang di rencanakan bisa
berbetuk sebagai berikut;
a.
Program di susun atas dasar hasil observasi yang di
lakukan oleh mahasiswa pada saat sebelum penerjunan KKN.
b.
Program di susun atas dasar hasil masukan pemerintah
daerah setempat.
2.
KKN Alternatif
KKN Alternatif adalah kegiatan yang dilaksanakan di
lingkungan kampus atau di luar kampus guna memberikan pengalaman belajar kepada
mahasiswa, dan bermaksud untuk membantu masyarakat sebagai lembaga mitra dalam
menanggulangi berbagai masalah yang dihadapi, sehingga dapat ditemukan solusi
penyelesaian secara bersama. Bentuk atau pola jalinan yang menjadi garapan KKN
Alternatif dapat bersifat mandiri, kerjasama, permintaan dan program khusus.
B. Usaha
Masyarakat
Sesuai
dengan tema Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diusung pada tahun ini adalah Pos
Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA). Yang mencakup empat sektor antara lain :
1.2.1 Sektor Pendidikan,
1.2.2 Sektor Ekonomi usaha kecil / micro dan menengah (UMKM),
1.2.3 Sektor Kesehatan,
1.2.4 Sektor Pemberdayaan Lingkungan.
Setelah
dilakukan observasi dan survei ke desa Banjarturi Kec. Warureja Kab. Tegal pada hari Jum’at, maka dapat
disimpulkan beberapa pengembangan usaha berdasarkan potensi yang ada di desa
Banjarturi Kec. Warureja Kab. Tegal
meliputi :
a.
Pendidikan
b.
Ekonomi
c.
Kesehatan
d.
Lingkungan
BAB II
POTENSI DESA
A. Sumber Daya Manusia
2.A.1 Pendidikan
Ditinjau dari segi pendidikan masyarakat desa Banjarturi terbilang cukup baik dilihat dari hasil survei peserta KKN yang dilakukan
secara langsung interaktif dengan kepala desa setempat dan memperoleh data
sebagai berikut :
Sebagian besar masyarakat desa Banjarturi sudah mengalami perkembangan yang dulunya hanya tamatan SD,SMP sekarang
sudah mulai berkembang, yaitu sudah kejenjang yang lebih tinggi yaitu
SD,SMP,SMA dan Sarjana itu pun hanya beberapa persen saja, namun sekarang
pemerintah sudah memperhatikan dunia pendidikan yang mana berdampak masyarakat menjadi paham betapa pentingnya pendidikan.
Dengan perkembangan sekarang ini telah menunjukan kemakmuran yang berdampak
pada bidang lain misalkan ekonomi, kesehatan dan pemberdayaan lingkungan.
2.A.2 Ekonomi
Perekonomian desa Banjarturi terbilang
cukup mapan, ini dilihat dari beberapa hasil panen yang bagus dari pertanian,
dan masyarakat desa pada umumnya bekerja sebagai perantauan (merantau).
Pertanian : Padi dan
Bawang
Merantau :
Pedangan dan Buruh
Pabrik
Peternakan : Bebek
dan Itik/Petelur dan Ayam
Kewirausahaan : Jahit,
Resmil Mini, orkes
Home Industri : Konveksi
Kerajinan Tangan : Bros dari
Kain Perca dan Kerajinan Kain Flanel
2.A.3 Kesehatan
Kesehatan di desa Banjarturi sudah cukup
baik, dilihat dari hasil survey peserta KKN terdapat 3 Poyandu yang dilakukan
setiap 1 bulan sebanyak 1 kali yaitu
pada minggu khusus untuk balita, ibu hamil dan untuk lansia.
2.A.4 Pemberdayaan
Lingkungan
Lingkungan di desa ini sudah terbilang asri dan cukup nyaman akan tetapi
apabila kita mengadakan kerja bakti membersikan selokan atau lingkungan di desa
ini, desa ini akan semakin maju karena terbebas dari suatu penyakit.
B. Sumber
Daya Alam
Desa Banjarturi
terbilang desa yang subur, ini diperhatikan dari pertanian yang menghasilkan
panen yang menjadi unggulan selama ini, misalnya padi dan bawang.
BAB III
RENCANA PROGRAM
Melalui
teknik observasi dan pendataan langsung dilapangan, dan setelah
mengidentifikasi permasalahan di desa, maka kami menyiapkan beberapa rencana
kegiatan sesuai dengan program posdaya yang dicanangkan oleh universitas.
Memahami
tugas mahasiswa KKN sebagai motivator fasilitator, maka setelah melalui identifikasi
yang tepat sesuai dengan kemampuan intelektual dan pendanaan maka program yang
dapat dilaksanakan dibagi menjadi dua bagian non fisik dan fisik.
A. Program
Fisik
3.A.1 Pendidikan
Ø Bimbel
Ø Sosialisasi Pendidikan KBM
Ø Ketrampilan Peserta Didik
3.A.2 Ekonomi
Ø Pembuatan
Kerajinan Dari Kain Perca
Ø Pembuatan
Kerajinan Dari Kain Flanel
3.A.3 Kesehatan
Ø Posyandu
3.A.4 Lingkungan
Ø Penanaman Pohon
Ø Bersih-bersih Lingkungan (Kerja Bakti)
B. Program
Non Fisik
3.B.1
Pendidikan
Ø Pemberian
materi dengan cara belajar mengajar (bimbel)
3.B.2
Ekonomi
Ø Pembuatan
Kerajinan Dari Kain Perca
Ø Pembuatan
Kerajinan Dari Kain Flanel
3.B.3
Kesehatan
Ø Sosialisasi Kesehatan
3.B.4
Lingkungan
Ø Membersihan
lingkungan dengan gotong-royong.
Ø Penanaman
pohon
BAB IV
RENCANA ANGGARAN PROGRAM
No
|
Jenis Kegiatan
|
Biaya
|
|
Fisik
|
Non Fisik
|
||
1.
|
Pendidikan
Ø Bimbel
Ø Sosialisasi Pendidikan KBM
Ø Ketrampilan Peserta Didik
|
Pendidikan
Ø Pemberian materi dengan cara belajar mengajar
(bimbel)
|
Rp. 1.000.000,-
|
2.
|
Ekonomi
Ø Pembuatan bros dari kain perca
Ø Pembuatan kerajinan kain flanel
|
Ekonomi
Ø Pembuatan bros dari kain perca
Ø Pembuatan kerajinan kain flanel
|
Rp. 300.000,-
|
3.
|
Kesehatan
Ø Posyandu
|
Kesehatan
Ø Sosialisasi
Kesehatan
|
Rp. 550.000,-
|
4.
|
Lingkungan
Ø Penanaman Pohon
Ø Bersih-bersih Lingkungan (Kerja Bakti)
|
Lingkungan
Ø Penanaman pohon bersama
Ø Membersihkan lingkungan dengan cara gotong-royong.
|
Rp. 3.000.000,-
|
5.Posko
|
Rp. 750.000,-
|
||
6.Banner
|
Rp. 100.000,-
|
||
7.Kenang-kenangan
|
Rp. 500.000,-
|
||
8.Lain-lain
|
Rp. 1.000.000,-
|
||
Total
anggaran yang dibutuhkan
|
Rp. 6.700.000,-
|
||
Ijin buat referensi aku yh .
BalasHapusYa. silakan saja. :)
BalasHapusijin referensi ya min :D
BalasHapus